Berjalan kutulusuri kehidupan
disela ketidakmapuan diri...
Dulu....
bermula aku tertatih untuk berjalan, hingga akhirnya ku mampu berdiri dan berjalan sendiri dengan gagahnya..
aku bahagia ,, bahagia, dan sangat bahagia dengan kemampuan berjalan ku diwaktu itu..!
di waktu "kecil" ..
walau tak luput dari bimbingan dan pengawasan sosok malaikat yang hadir sedari aku kecil ...
ia, benar hanya "ia"...
maafkan aku yang telah menyusahkanmu sewaktu kecil,
aku belum mampu untuk berjalan sendiri pada waktu itu, aku belum mampu untuk mengenakan pakaian indah yang kau belikan untukku sendiri pada waktu itu, bahkan aku pun tak mampu untuk menyuapkan makanan kemulut kecil ku sendiri pada waktu itu..
aku begitu lemah dan baru ingin belajar dan mengenal kehidupan,
kau begitu sabar,
begitu lembut,
bahkan kau begitu ikhlas membimbing agar ku bisa dan aku mampu..
Sosok nan suci yang selalu terukir direlung hati,..
sempurna di kedua mata ini,
yang selalu aku rindukan dimana pun aku berada,
sejengkal kaki sungguh terasa jauh bagaikan beribu-ribu kaki..
dulu dan sekarang rasa itu tetap sama...
kerinduan hati seorang anak yang tak mampu terbandingkan dengan apapun ..
Dulu aku akui aku sangat bergantung pada mu,
sekarang pun masih begitu (aku fikir)
namun disela ketergatungan diri ini sekarang, aku tak ingin sebanyak dimasa-masa kecil ku,,
Sedikit demi sedikit aku mencoba untuk berbeda dari masa kecilku dulu,
jelas sedikit kurasakan hasil yang ada.,
namun sebesar apa keinginan yang kuinginkan takkkan pernah semuanya terwujud !
semua kembali kepada-Nya ,
jujur letih kurasa, pilu tatkala aku GAGAL
sesuatu yang patut ku bisa persembahkan masih belum bisa kuwujudkan,
Seperti engkau mewujudkan segala keinginan ku diwaktu kecil,,,apakah aku mampu sekarang dan esok hari????
Didalam hati ku yang selalu memanggilku dengan sebutan "DINDA" ia selalu mengatakan engkau mampu dan engkau bisa nak!!
kami selalu berdialog tatkala aku mengalami kegundahan..aku mempercayai apa yang ia katakan walau itu sedikit bahkan banyak saat ku berkata tentang teman hati kepada yang lain, banyak mereka yang mengatakan KONYOL sesuatu yang kulakukan, namun bagiku itu TIDAK !!
Wahai kata hati kecilku akankah kau selamanya mengatakan aku mampu saat ini?
disaat kini aku belum mampu berbuat apa-apa karena ketidakberdayaan diri??
hanya do'a yang mampu kupersembahkan saat ini,
karena aku pun bingung bagaimana dan apakah yang harus kulakukan???
cara apakah yang paling mujarab agar aku mampu menyelesaikan masalahnya??
haruskah dengan sekonyol-konyolnya aku menjual laptop butut ku??
kufikir tidak!!!
Atau bisakah aku jika aku (,,,,,)??
seperti disaat ia menyelesaikan permasalahanku diwaktu kecil??
dimana saat aku masih nakal bermain dan belum tau perihnya akan segumpalan pecahan-pecahan beling yang tertusuk disalah satu bagian tubuhku, menusuk dalam, hingga mengeluarkan tetesan-tetesan darah yang tak mampu kubayangkan berapa banyaknya pada saat itu.. hanya pucat , terdiam aku tersudut ketakutan.. aku tak tau bagaimana nasib selanjutnya, namun karena kasih sayang yang ia miliki ia memeluk sang bidadari nya sambil tersenyum, sabar nak mama sudah memangil yayi (seorang kakek tua tetanggaku diwaktukecil yang mampu mengobati orang sakit) .Hati sangat bahagia dan tenang saat mendapatkan pelukan darinya tak ada lagi ketakutan yang kurasa walau darah terus mengalir deras di ruang tamu....
ia tetap tegar dan tenang sampai sang kakek mengobati luka ku...
subhanallah kebaikan mu malaikat kecilku..
Sekarang.. mungkin disaat kau mengalami permasalahan apakah aku bisa menuntaskan permasalahanmu seperti kau menuntaskan permasalahanku diwaktu kecil itu??
kurasa aku belum mampu,
yaaaaaahhhhhhhhh belum mampu!!!!!!
Sekintang akal ku lakukan untuk menyelesaikan pun masih belum mampu mungkin karena keterbatasan diri saat ini saja, namun sekali lagi aku ingin bertanya kepada hati kecilku :
apakah aku mampu wahai hati kecilku???
dan ia pun menjawab pertanyaan ku malam ini sembari aku menuliskan huruf demi huruf cerita ini..
ah sekali lagi ia mengatakan dinda kamu mampu!!
aku cukup bahagia mendengarkan jawaban semu yang kudapat darinya,...
walau apa yang kulakukan ini belum seberapa namun aku akan terus berusaha untuk menuntaskan segala permasalan dengan caraku sendiri diiringi Pelangi dari Nya.
Mungkin untuk saat ini aku hanyalah seorang anak yang tak mampu berbuat lebih seperti apa yang engkau berikan dan engkau lakukan dulu hingga sekarang kepadaku namun aku takkan pernah berhenti.. walau tangisan habis tertumpah karenamu bahkan tetesan darah mengalir untukmu wahai sosok malaikat dunia ku. Aku kan berusaha !!! namun esok atau lusa ataupun beberapa waktu lagi aku yakin aku adalah seorang anak yang mampu berbuat lebih untukmu malaikat duniaku .......!!
*memanfaatkan apa yang ada sekarang dan melakukan apa yang menurut kata hati kecil ku itu baik maka LAKUKANLAH...
@kamargelap||20:45
disela ketidakmapuan diri...
Dulu....
bermula aku tertatih untuk berjalan, hingga akhirnya ku mampu berdiri dan berjalan sendiri dengan gagahnya..
aku bahagia ,, bahagia, dan sangat bahagia dengan kemampuan berjalan ku diwaktu itu..!
di waktu "kecil" ..
walau tak luput dari bimbingan dan pengawasan sosok malaikat yang hadir sedari aku kecil ...
ia, benar hanya "ia"...
maafkan aku yang telah menyusahkanmu sewaktu kecil,
aku belum mampu untuk berjalan sendiri pada waktu itu, aku belum mampu untuk mengenakan pakaian indah yang kau belikan untukku sendiri pada waktu itu, bahkan aku pun tak mampu untuk menyuapkan makanan kemulut kecil ku sendiri pada waktu itu..
aku begitu lemah dan baru ingin belajar dan mengenal kehidupan,
kau begitu sabar,
begitu lembut,
bahkan kau begitu ikhlas membimbing agar ku bisa dan aku mampu..
Sosok nan suci yang selalu terukir direlung hati,..
sempurna di kedua mata ini,
yang selalu aku rindukan dimana pun aku berada,
sejengkal kaki sungguh terasa jauh bagaikan beribu-ribu kaki..
dulu dan sekarang rasa itu tetap sama...
kerinduan hati seorang anak yang tak mampu terbandingkan dengan apapun ..
Dulu aku akui aku sangat bergantung pada mu,
sekarang pun masih begitu (aku fikir)
namun disela ketergatungan diri ini sekarang, aku tak ingin sebanyak dimasa-masa kecil ku,,
Sedikit demi sedikit aku mencoba untuk berbeda dari masa kecilku dulu,
jelas sedikit kurasakan hasil yang ada.,
namun sebesar apa keinginan yang kuinginkan takkkan pernah semuanya terwujud !
semua kembali kepada-Nya ,
jujur letih kurasa, pilu tatkala aku GAGAL
sesuatu yang patut ku bisa persembahkan masih belum bisa kuwujudkan,
Seperti engkau mewujudkan segala keinginan ku diwaktu kecil,,,apakah aku mampu sekarang dan esok hari????
Didalam hati ku yang selalu memanggilku dengan sebutan "DINDA" ia selalu mengatakan engkau mampu dan engkau bisa nak!!
kami selalu berdialog tatkala aku mengalami kegundahan..aku mempercayai apa yang ia katakan walau itu sedikit bahkan banyak saat ku berkata tentang teman hati kepada yang lain, banyak mereka yang mengatakan KONYOL sesuatu yang kulakukan, namun bagiku itu TIDAK !!
Wahai kata hati kecilku akankah kau selamanya mengatakan aku mampu saat ini?
disaat kini aku belum mampu berbuat apa-apa karena ketidakberdayaan diri??
hanya do'a yang mampu kupersembahkan saat ini,
karena aku pun bingung bagaimana dan apakah yang harus kulakukan???
cara apakah yang paling mujarab agar aku mampu menyelesaikan masalahnya??
haruskah dengan sekonyol-konyolnya aku menjual laptop butut ku??
kufikir tidak!!!
Atau bisakah aku jika aku (,,,,,)??
seperti disaat ia menyelesaikan permasalahanku diwaktu kecil??
dimana saat aku masih nakal bermain dan belum tau perihnya akan segumpalan pecahan-pecahan beling yang tertusuk disalah satu bagian tubuhku, menusuk dalam, hingga mengeluarkan tetesan-tetesan darah yang tak mampu kubayangkan berapa banyaknya pada saat itu.. hanya pucat , terdiam aku tersudut ketakutan.. aku tak tau bagaimana nasib selanjutnya, namun karena kasih sayang yang ia miliki ia memeluk sang bidadari nya sambil tersenyum, sabar nak mama sudah memangil yayi (seorang kakek tua tetanggaku diwaktukecil yang mampu mengobati orang sakit) .Hati sangat bahagia dan tenang saat mendapatkan pelukan darinya tak ada lagi ketakutan yang kurasa walau darah terus mengalir deras di ruang tamu....
ia tetap tegar dan tenang sampai sang kakek mengobati luka ku...
subhanallah kebaikan mu malaikat kecilku..
Sekarang.. mungkin disaat kau mengalami permasalahan apakah aku bisa menuntaskan permasalahanmu seperti kau menuntaskan permasalahanku diwaktu kecil itu??
kurasa aku belum mampu,
yaaaaaahhhhhhhhh belum mampu!!!!!!
Sekintang akal ku lakukan untuk menyelesaikan pun masih belum mampu mungkin karena keterbatasan diri saat ini saja, namun sekali lagi aku ingin bertanya kepada hati kecilku :
apakah aku mampu wahai hati kecilku???
dan ia pun menjawab pertanyaan ku malam ini sembari aku menuliskan huruf demi huruf cerita ini..
ah sekali lagi ia mengatakan dinda kamu mampu!!
aku cukup bahagia mendengarkan jawaban semu yang kudapat darinya,...
walau apa yang kulakukan ini belum seberapa namun aku akan terus berusaha untuk menuntaskan segala permasalan dengan caraku sendiri diiringi Pelangi dari Nya.
Mungkin untuk saat ini aku hanyalah seorang anak yang tak mampu berbuat lebih seperti apa yang engkau berikan dan engkau lakukan dulu hingga sekarang kepadaku namun aku takkan pernah berhenti.. walau tangisan habis tertumpah karenamu bahkan tetesan darah mengalir untukmu wahai sosok malaikat dunia ku. Aku kan berusaha !!! namun esok atau lusa ataupun beberapa waktu lagi aku yakin aku adalah seorang anak yang mampu berbuat lebih untukmu malaikat duniaku .......!!
*memanfaatkan apa yang ada sekarang dan melakukan apa yang menurut kata hati kecil ku itu baik maka LAKUKANLAH...
@kamargelap||20:45
Tidak ada komentar:
Posting Komentar